Nurul Amin Memberikan Hak Jawab Terkait Pemberitaan BUMD PDB

0
1417

Dumai (SuaraTrust.com) – Terkait  pemberitaan media SuaraTrus.com beberapa Minggu yang lalu mengenai pengangkatan karyawan, sewa gedung PT Krakatau, pendapat area parkir KID , permasalahan pembayaran gaji karyawan 50% dan tentang hutang BUMD pelabuhan Dumai Berseri kepada PT wasaka tentang bongkar muat di semen Padang, pihak BUMD pelabuhan Dumai Berseri memberikan hak jawab, Minggu (06/12/2020).

Nurul Amin SE MM Direktur BUMD pelabuhan Dumai Berseri memberikan klarifikasi serta hak jawab sebagai berikut :

1.Berkenaan dengan pendapatan Perusahaan diakibatkan oleh Pandemi
Covid-19 yang melanda dunia sehingga berimbas dengan bisnis perusahaan, diantaranya

a.Pelayanan Operasional diPelabuhan Pelindo Cab.1Dumai dihentikan sejak Maret 2020.

b.PenutupanTerminal Penumpang Bandar Sri Junjungan dari tanggal 29 April Bulan s/d 25 Agustus 2020.

c.Kegiatan penjualan pas pajak parkir kendaraan di KID secaraumum berjalan dengan lancar dan pendapatan tersebut sebagai tambahan untuk pendapatan perusahaan, namun belum dapat
mendongkrak pendapatan yang signifikan.

d.Bisnisbongkar-muat dari kerjasama dengan PT. Semen Padang berjalan lancar, namun pendapatan tersebut masih belum bisa menutupi.

2.Berkenaan dengan pembayaran gaji karyawan ,Komisaris Perushaan
merekomendasikan perusahaan dalam mengahadapi pandemi covid-19
untuk melakukan langkah efisiensi menyangkut karyawan diantaranya :

a.Penghematan untuk melakukan penyesuaian biaya pengeluaran
penggajian karyawan.

b.Merumahkan karyawan dengan memberikan insentif.

c.Pengurangan jam kerja dan pengurangan gaji.

d.Cuti kerja tanpa gaji Perusahaan mengambil kebijakaan berdasarkan poin a dengan pertimbangan : Perusahaan mengembangkan usaha bersama– sama karyawan dengan solid sehingga poin b,c,dand dikesampingkan, jika poin b dan c diambil maka akan muncul beban biaya pembayaran pesangon jika karyawan diPHK serta akan menimbulkan masalah ekonomi karyawan yang dirumahkan, Berdasarkan hal tersebut manajemen dan keryawan sepakat untuk bersama– sama senang maupun susah untuk mengambil kebijakan pembayaran 50% dimuka dan sisa 50%nya lagi akan dibayarkan
perusahaan pada saat kondisi keuangan perusahaan membaik.

3.Berkenaan dengan kegiatan bisnis Pandu Tunda, perusahaan sedang berupaya untuk menyelesaikan perizinan pelimpahan pemanduan dan penundaan kapal diKementrian Perhubungan yang diharapkan dapat
menjadi corebisnis perusahaan untuk pendapatan yang maksimal bagi
perusahaan dan PAD, namun penerbitan izin tersebut terhambat karena
masa pandemi.

4.Berkenaan dengan PT.Krakatau Bandar Samudra, mereka ingin ikut berpartisipasi dalam meningkatkan PAD dengan cara sewa kantor dilantai2 terminal penumpang Bandar Sri Junjungan.

5.Berkenaan dengan hutang perusahaan dengan PT.Wasaka PerkasaJaya
diakibatkan karena jeda pembayaran dari PT.Semen Padang selama100 hari dari pengerjaan dan ini sudah tertulis didalam kontrak kerja sama dengan  PT.Semen Padang, sehingga hutang perusahaan dengan PT.Wasaka Perkasa Jaya berarti adanya piutang perusahaan dengan PT.
SemenPadang.

6.Berkenaan dengan penambahan karyawan untuk posisi Plt. Sekretaris
merupakan karyawan yang telah bekerja sebelum pandemi covid-19 sejak
Tahun 2019 ,sehingga berita tersebut tidak benar adanya. Lalu berkenaan dengan penambahan karyawan untuk posisi asisten manajer kepelabuhanan merupakan karyawan yang telah bekerja untuk koordinator lapangan Pajak parkir KID.Pengisian pada posisi Plt.Sekretaris dan asisten manajer Kepelabuhanan
tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan struktur organisasi perusahaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here