Untuk Transfaran,, Minta Jaksa Dumai Periksa Ridwan, Bayu, Yuliardi, Pokja Dumai Terkait Dokumen Proyek Tender

0
1630

Dumai (SuaraTrust.com) – Proses proyek tender kota Dumai hampir selesai namun proses tender yang dilakukan anggota Pokja Dumai diduga ada yang tak beres, Sabtu (13/07/2019).

Info yang didapat salah satu sumber yang namanya tidak mau dipublikasikan mengatakan diduga proyek tender sepertinya sudah diatur pemenang nya.

Datok Maulana ketua pekat IB kota Dumai dalam hal ini Kami hanya mengingat kan bahwasanya rasa sayang kami kepada pegawai pemerintah kota dumai untuk dapat berhati-hati kepada para pemenang dan kami tidak mau masyarakat dumai tertipu, karena perusahaan yang menang banyak memakai subkon orang dumai itu sendiri.

” contoh dahulu kasus diduga sekolah perikanan pemenang tendernya orang diduga yang tidak jelas sehingga kontraktor dan buruh lokal tidak dibayar hasil kerja nya oleh pemenang tender ” ungkapnya

Ia menambahkan juga diduga 1. Diduga Pemenang tender beralamat fiktif
2. ULP tidak on the spot
3. Patut diduga ada konspirasi di Pokja ULP / gratifikasi
4. Server ULP yang sudah overload tidak bisa di up load
5. ASN yang bekerja di pokja ULP harus segera diganti karena sudah terlalu lama di ULP di indikasi bermain

” Untuk tranfaran proses lelang tender kota dumai kita minta jaksa Dumai periksa seluruh dokumen yang ikut tender agar tidak ada kecurangan atau indikasi permainan agar benar benar berjalan sesuai mekanisme ” tutup Datok Maulana ketua pekat IB

Konfirmasi awak media kepada yuliardi salah satu anggota Pokja Dumai melalui via what’s app meminta tanggapan nya terkait proses tender tidak dibalas namun via what,s dibaca, dan melalui via telfon seluler diangkat , namun ketika ditanya tidak memberi jawaban apa apa sehingga via telpon dimatikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here